Postingan

Menampilkan postingan dari April 29, 2018

Azan, Kidung, dan Blurnya Definisi Penodaan Agama

Ini tulisan yang tidak diterbitkan oleh media manapun, hiks hiks Menghadapi tahun politik 2019, ada banyak hal yang menggelitik, salah satunya adalah kasus-kasus dugaan penodaan agama yang berturut-turut tampil di ruang publik. Ada kasus-kasus di mana salah stau pihak menganggap pihak lain telah menoda agama. Yang menarik adalah bagaimana kelompok-kelompok sipil Muslim di Indonesia berhasil menghegemoni diskursus peodaan agama lalu memonopoli tafsir UU penodaan agama. Ini disebabkan oleh UU yang digunakan untuk menghukum orang-orang yang dianggap menoda agama tidak menjelaskan batas-batas definisi penodaan agama itu sendiri, sehingga penegakan hukumnya tergantung pada siapa yang memiliki power . Maka, banyak kasus dugaan penodaan agama di Indonesia, khususnya yang terjadi akhir-akhir ini, tergantung kepada siapa yang dituduh, posisinya, dan konteksnya. Beberapa waktu lalu Sukmawati membawakan puisi yang di dalamnya terdapat perbandingan antara azan dan kidung, lalu cadar dan ...

Politik Seksualitas dan Modal Sosial Rizieq Shihab

Ini tulisan yang tidak dimuat oleh media manapun.. Hiks....  Kasus dugaan percakapan pornografi antara Rizieq Shihab dan Firza Husein menjadi salah satu fenomena yang banyak diperbincangkan saat ini, terlebih dengan tidak adanya Rizieq di Indonesia. Kasus ini tentunya sangat berpengaruh terhadap kepercayaan sosial masyarakat terhadap Rizieq. Untuk itu, artikel ini berbicara soal bagaimana kasus “chat” Rizieq Shibab dengan Firza Husein dapat melemahkan posisi tawar Rizieq dengan tergerusnya kepercayaan sosial masyarakat terhadap Rizieq. Pada dasarnya apa yang dilakukan oleh Rizieq dan Firza Husein adalah hal yang bersifat privat, jika terbukti bahwa mereka melakukan, artinya tidak ada urusannya dengan negara. Yang bisa mempermasalahkan secara hukum adalah istrinya yang merasa dihianati, itupun masih masuk dalam kerangka hukum privat. Yang menjadikannya masalah bagi negara adalah jika perbuatan mereka melangar UU, yang sekarang sedang dirposes melalui UU Pornografi. Denga...

Aku Mencintaimu

ini  tulisan lama sekali.....  lucu juga, jadi penge ngepost ini. Sekarang si doi udah nikah dan punya anak... wewewewe Bismillahirrahmanirahim Udara dingin sindoro menusuk tulang, tetapi lebih lagi cintaku padamu yang juga menusuk-nusuk perasaanku. Aku bagaikan terhenti di persimpangan di mana pilihan terbaik tertutupi oleh hedonisme dunia. Ku yakin hanya dirimu lah yang tak tergantikan, terduakan. walaupun oarang mengajukan penilaian terhadapmu itu tak ada artinya sama sekali karena yang terpenting bukan nilaimu. Bingung aku dibuatnya kiranya Tuhan menunjukan langsung apa yang harus ku lakukan, namun aku tau, tidak........ Tuhan mempunyai skenario tersendiri untuk mendidikku. Aku mencintaimu ............                 Hary Widyantoro , Pos III Sindoro, Temanggung, 14 Mei 2012, 16.00 WIB

Membangun bangsa dari hal-hal kecil

Tulisan saya ketika s1 untuk diskusi mingguan Laskap. Hehe                          Sebenarnya saya segan berbicara tentang pembangunan bangsa ini bukan karena yakin bahwa NKRI akan sirna tetapi karena belum ada bukti kongkrit keberhasilan saya dalam membangun bangsa ini dan belum tentu tingkah laku saya sama dengan tulisan ini namun, ijinkanlah   untuk berbicara sedikit dan mengajak teman-teman semua agar selalu optimis terhadap bangsa ini setidaknya terhadap diri kita sendiri.             Selalu kita ingat pidato Soekarno yang berkorbar-kobar, beliau berkata: “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” [1] . Di pidato yang lain beliau menyebutkan: “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat sua...